Saturday, January 31, 2009

Sinematografi


Ada beberapa istilah perfileman yang kita tidak tau apa itu artinya salah satunya "sinematografi" sebenarnya orang banyak sekali membicarakan mengenai sinematografi itu sendiri namun banyak pula yang kurang paham akan hal tersebut, sebenarnya apa sih "sinematografi" itu sendiri?

Sinematografi adalah kata serapan dari bahasa inggris Cinematograhy yang berasal dari bahasa latin kinema 'gambar'. Sinematografi sebagai ilmu serapan merupakan bidang ilmu yang membahas tentang teknik menangkap gambar dan menggabung-gabungkan gambar tersebut hingga menjadi rangkaian gambar yang dapat menyampaikan ide (dapat mengemban cerita).

Sinematografi memiliki objek yang sama dengan fotografi yakni menangkap pantulan cahaya yang mengenai benda. Karena objeknya sama maka peralatannya pun mirip. Perbedaannya Fotograpfi menangkap gambar tunggal, sedangkan sinematografi menangkap rangkaian gambar.

Penyampaian ide pada fotografi memanfaatkan gambar tunggal, sedangkan pada sinematografi memanfaatkan rangkaian gambar. Jadi sinematografi adalah gabungan antara fotografi dengan teknik rangkaian gambar atau dalam senematografi di sebut montase (montage)

Sinematografi sangat dekat dengan film dalam pengertian sebagai media penyimpanan maupun sebagai genre seni. Film sebagai media penyimpanan adalah pias (lembaran kecil) selluloid yakni sejenis bahan plastik tipis yang dilapisi zat peka cahaya.Benda inilah yang selalu digunakan sebagai media penyimpanan di awal pertumbuhan sinematografi.

Mungkin ini dapat sedikit menambah wawasan mengenai istilaf film, tapi apapun istilahnya apapun hukumnya dalam pembuatan film harus keluar dari dalam hati dan berani karena itu semua adalah seni.

Baca Selengkapnya......

Friday, January 30, 2009

Rokok,kelebihan dan kekurangannya

Jika ditinjau secara medis rokok lebih banyak kekurangannya dibanding dengan kelebihannya.Karena didalam rokok terdapat banyak zat aditif yang berbahaya bagi kesehatan manusia,berdasarkan hal inilah pemda DKI mengeluarkan perda untuk melarang para perokok melakukan kegiatan merokok di ruang publik.Namun,hal ini jika ditinjau dari hak individu manusia tentunya melanggar HAM.

Kami sendiri sebagai pelajar dan perokok pasif tentunya setuju dengan perda ini,tapi sayang cakupannya hanya diwilayah jakarta.Perda yang keluar ini tentunya menimbulkan pihak pro dan kontra di masyarakat ataupun di kalangan pengusaha rokok dan petani tembakau yang khawatir usahanya akan gulung tikar.Kami jadi ragu apakah larangan merokok perlu diterapkan di indonesia,karena jika benar-benar diterapkan akan banyak pengangguran baru di indonesia,hal ini tentunya akan dibarengi dengan meningkatnya angka kriminalitas dengan berbagai modus operandi .Bahkan Komisi Nasional Perlindungan Anak menyatakan bahwa iklan, promosi dan sponsorship rokok mengancam hak hidup anak. Oleh karena itu iklan, promosi dan sponsorship rokok harus dilarang, kata Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak Seto Mulyadi saat audiensi ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, Selasa (12/8).
Komnas Perlindungan Anak diterima oleh Ketua MUI H. Amidhan, H.Nazri Adlani (Ketua), KH. Khalil Ridwan, Dr. Yunahar Ilyas, Prof. Amir Syarifuddin, Prof. Dr. Hj. khuzaerah, Dr. Anuar Abbas (Sekretaris), Dra. Hj. Wedya Safitri (Sekretaris).
Selain itu, Komnas Perlindungan Anak juga mendorong peran serta masyarakat, dalam hal ini MUI untuk segera mengeluarkan fatwa MUI yang menyatakan jika tembakau atau rokok adalah haram untuk melindungi anak-anak Indonesia dari dampak yang lebih buruk lagi.
Industri rokok mengeluarkan dana hampir Rp 1,6 trilyun untuk menjual rokok produksi mereka lewat iklan, promosi dan sponsorship. Ini tidak sebanding dengan pengeluaran negara untuk memberi layanan kesehatan bagi masyarakat akibat merokok melalui program Askeskin yakni Rp 167trilyun pada tahun 2005.
Berdasarkan hasil pantauan Komnas Perlindungan Anak, iklan yang disponsori perusahaan rokok telah berada dimana-mana. Iklan itu masuk pada wilayah-wilayah perlintasan yang dilalui oleh anak-anak.
Hal ini terpapar dalam hasil penelitian Keterpajanan remaja terhadap iklan dan kegiatan yang disponsori industri rokok, meliputi 99,7persen remaja melihat iklan rokok di televisi, 87,7persen remaja melihat iklan rokok di media luar rua ng, 76,2 persen remaja melihat iklan rokok di koran dan majalah, 81 persen remaja pernah mengikuti kegiatan yang disponsori industri rokok.
Menanggapi hal itu, MUI meminta komnas Perlindungan Anak untuk membuat MoU (kesepahaman) antara MUI dan Komnas Anak yang mengatur tentang perlunya tindakan perlindungan bagi anak dari bahaya tembakau atau rokok.
Berdasarkan kesepahaman tersebut, MUI membahas urgensi adanya Fatwa MUI yang menyatakan jika tembakau/rokok adalah haram dalam Ijtima' (Kongres Nasional MUI) yang dilangsungkan beberapa hari kemarin.
MUI mendorong dan mendukung lembaga-lembaga terkait lainnya agar bisa melakukan hal serupa sebagai bentuk tanggung jawab masyarakat terhadap upaya perlindungan anak (khususnya perlindungan anak dari bahaya dampak tembakau/rokok).Namun banyak kyai dari NU yang menganggap rokok itu hukumnya makruh.Lepas dari itu semua Kami rasa orang tua dan sekolahlah harus lebih berperan aktif dalam mengawasi kegiatan anak ,jika dalam hal ini MUI maupun Pemerintah Mengeluarkan FATWA HARAM dan itu MERUGIKAN HAJAT HIDUP ORANG BANYAK seperti pengusaha dan ribuan karyawan dan keluarganya serta tidak ketinggalan para petani tembakau,Terus siapa yang bertanggung jawab.Daripada saling menyalahkan cari jalan tengahnya agar tidak ada pihak yang dirugikan.by 2mm2 teams

Baca Selengkapnya......

Wednesday, January 28, 2009

Membuat Lensa Mata

Lensa mata adalah suatu bagian mata yang memiliki fungsi sebagai pusat penglihatan bagi manusia dengan bentuk, tekstur serta warna yang sangat indah dan berbeda pada setiap orang. Disini kita akan mempelajari bagaimana membuat lensa mata menggunakan Adobe Photoshop CS2.
1.Buat sebuah file baru dengan ukuran 100x100 pixels. Klik File > New lalu gunakan pilihan Background Contens: Transparent untuk warna belakang transparan.
2.Ubah setting warna latar depan (Foreground Color) dengan kombinasi warna R:134 ,G:95 ,B:0 dan warna latar belakang (Background Color) dengan kombinasi warna R:255 ,G:180 ,B:0.


3.Isi warna lembar kerja yang semula berwarna transparan dengan warna putih menggunakan fill.Klik Edit > Fill dan pada kolom Contens pilih Use :White.
4.Selanjutnya, dengan menggunakan Rectanguler Marquee Tool yang terdapat dalam Tool box, buat sebuah seleksi setinggi lembar kerja dan lebar1/5 dari lebar lembar kerja dan tempatkan pada bagian kiri lembar kerja.

5.Isi derah seleksi menggunakan warna latar depan dengan perintah Alt+Backspace, lalu hilangkan daerha seleksi dengan Ctrl+D.

6.Gunakan perintah Image > Adjustment > Invert (Ctrl+I)untuk mengubah tampilan Layer 1 agar dapat mendukung aksi berikutnya.
7.Beri efek tersapu angin pada gambar menggunakan Filter > Stylize > Wind dengan pilihan Method : Wind dan Direction : From The Left.

8.Ulangi langkah 7 sebanyak 3 kaliatau cukup dengan menekan Ctrl+F sebanyak 3 kali.
9.Sekarang kembalikan tampilan warna pada lembar kerja ke warna semula dengan menggunakan perintah Ctrl+I.
10.Klik Tombol Create a new layer pada bagian bawah dari Layers Palette untuk membuat layer baru (Layer 2).
11.Buat sebuah seleksi pada layer 2 seperti langkah 4 dengan posisi 10 pixels dari ujung lembar kerja dan isi dengan warna latar belakang menggunakan perintah Ctrl+Backspace, lalu tekan Ctrl+D untuk menghilangkan daerah seleksi.




12.Klik Filter > Blur > Gaussian Blur dan berikan fek blur pada gambar dengan nilai 4.5 pixels.
13.Lakukan penggabungan dari kedua layer dengan perintah Ctrl+E(Merge Down) sehingga hanya terdapat 1 layer.


14.Kembali kita ubah warna pada gambar dengan mengguanakan Ctrl+I (Invert) dan dialnjutkan seperti langkah 7.
15.Setelah itu kembalikan lagi tampilan warna ke tampilan semula dengan Ctrl+I sekali lagi.
16.Klik Filter > Blur > Motion Blur dengan Angle:0® dan Distance: 30 Pixels.
17.Selanjutnya kita lakukan pemutaran pada gambar sebesar 90® mengguanakn Edit > Transform > Rotate 90®CCW.
18.Lakukan seleksi keseluruhan dari lembar kerja menggunakan Ctrl+A kemudian Copy dengan Edit > Copy.


19.Buat sebuah file baru dengan ukuran 200x200 pixels dengan mengklik File > New dengan Contens : Transparent.
20.Tekan tombol D untuk merubah tampilan warna latar depan dan warna latar belakang dengan warna hitam dan putih.
21.Lembar kerja ini akan kita isi dengan gambar hasil pengcopy-an sebelumnya dengan perintah Edit > Paste atau Ctrl+V.Ualngi sekali lagi untuk memperoleh gambar yang sama.
22.Susun kedua gambar tersebut pada lembar kerja secara sejajar dan posisikan pada bagian tengah dari lembar kerja dan lakukan penggabungan dari kedua layer dengan menekan Ctrl+E.

23.Buat sebuah layer baru dengan menekan tombol Create a new layer di bagian bawah Layers Palette dan tempatkan di bagian bawah dari layer 1.
24.Dengan menggunakan Marquee Tool pada Toolbox, buat seuah seleksi pada bagian atas yang membagi dua lembar kerja secara Horizontal.Lalu isi dengan warna hitam (Alt+Backspace)

25.Balik derah selksi menjadi di uar warna hitam dengan menggunakan Ctrl+Shift+I lalu isi daerah seleksi dengan warna putih (Ctrl+Backspace). Tekan Ctrl+D untuk menghilangkan area seleksi.

26.Sekarang kiat kembali ke layer 1. Buat daerah seleksi pada ujung sisi gambar menggunakan Rectanguler Marquee Tool dan bagian sisi ujung bawah sambil menekan tombil Shift.

27.Pilih Filter > Blur > Gaussian Blur dan masukkan nilai pada kotak Radius:2.0 pixels.
28.Hilangkan daerah seleksi dengan Ctrl+D. Kemudian lakukanpenggabungan Layer menggunakan Ctrl+E.
29.Klik Filter > Distort > Polar Coordinates dan pilih Options : Rectanguler to Polar, gambar bentuk lensa mata akan terlihat.

30.Langkah selanjutnya kita akan memberikan efek berkilau pada lensa mata dengan membuat layer baru (Layer 3) dan menggunakan Eliptical Marquee Tool pada toolbox buat seleksi lingkaran sempurna dengan ukuran sedikit lebih kecil dari ukuran lensa mata dan tempatkan di bagian tengah gambar dari lensa.

31.Ubah pilihan tool ke Rectanguler Marquee Tool untuk memotong untuk memotongdaerah seleksi berbrntuk lingkaran dengan menarik daerah seleksi sambil menekan tombol Alt. Sehingga akan terbentuk daerah seleksi setengah lingkaran.

32.Isi daerah seleksi menggunakan Gradient Tool dengan bentuk Linier Gradient, format Foreground to Background dan member tanda pada kotak Reverse untuk membalik urutan warna, lalu tarik garis dari atas ke bawah.

32.Langkah terakhir, hilangkan tanda seleksi dengan Ctrl+D lalu ubah Blending Mode dari Normal ke Mode Screen pada Layer 3.

33.Anda juga dapat mengubah tampilan warna dari gambar lensa mata menggunakan Hue and Saturation.
34.Selamat Anda berhasil!!!Ini hasilnya

Baca Selengkapnya......

Sunday, January 25, 2009

Mengenal E-commerce


Apakah e-commerce itu ?

Teman-teman pernah mendengar istilah E-Commerce ? E-Commerce / Electronic Commerce merupakan kegiatan bisnis yang dijalankan secara elektronik melalui suatu jaringan (biasanya internet) dan komputer atau kegiatan jual - beli barang atau jasa (atau mentransfer uang) melalui jalur komunikasi digital. Contoh sederhana adalah penjualan alat elektronik melalui internet.

Tujuan dari aplikasi e-commerce adalah :

1. Memudahkan orang yang ingin membeli barang atau transaksi lewat internet. Seseorang hanya membutuhkan akses internet dengan menggunakan web browser.

2. Menjadikan portal e-commerce / e-shop tidak sekedar portal belanja, tapi menjadi tempat berkumpulnya komunitas dengan membangun basis komunitas, membangun konsep bahwa pasar bukan sekedar tempat jual beli tapi bisa juga sebagai pusat informasi (perusahaan penjual, barang yang dijual dan sebagainya)
3. Dengan e-commerce, pelayanan jual beli relative lebih cepat daripada pembelian barang secara konvensional.

4. Informasi produk/barang yang ditawarkan lebih up to date (terkini).

5. Model pembayaran bisa melalui kartu kredit atau transfer melalui rekening.

Aman tidak ya e-commerce ?

Di media massa cukup banyak berita tentang pembobolan sistem keamanan Internet, akan tetapi umumnya vendor dan analis komputer berargumentasi bahwa transaksi di Internet jauh lebih aman daripada di dunia biasa. Sebenarnya sebagian besar dari pencurian kartu kredit terjadi di sebabkan oleh pegawai sales yang menangani nomor kartu kredit tersebut. Sistem e-commerce sebetulnya menghilangkan keinginan mencuri tadi dengan cara meng-enkripsi nomor kartu kredit tersebut di server perusahaan. Untuk merchants, e-commerce juga merupakan cara yang aman untuk membuka toko karena meminimalkan kemungkinan di jarah, di bakar atau kebanjiran. Hal yang paling berat adalah meyakinkan para pembeli bahwa e-commerce adalah aman untuk mereka.

Umumnya pengguna kartu kredit tidak terlalu mempercayai-nya, tapi para pakar e-commerce mengatakan bahwa transaksi e-commerce jauh lebih aman daripada pembelian kartu kredit biasa. Setiap kali anda membayar menggunakan kartu kredit di toko, di restauran, di glodok, di mangga dua atau melalui telepon 800 - setiap kali anda membuang resi pembelian kartu kredit - anda sebetulnya telah membuka informasi kartu kredit tersebut untuk dicuri.

Sejak versi 2.0 dari Netscape Navigator dan Microsoft Internet Explorer, transaksi dapat di enkripsi menggunakan Secure Sockets Layer (SSL), sebuah protokol yang akan mengamankan saluran komunikasi ke server, memproteksi data pada saat dikirimkan melalui Internet. SSL menggunakan public key encryption, salah satu metoda enkripsi yang cukup kuat saat ini. Untuk melihat apakah sebuah Web site di amankan menggunakan SSL dapat dilihat pada awal URL digunakan https bukan http.

Pembuat browser dan perusahaan kartu kredit saat ini mempromosikan sebuah standar tambahan bagi keamanan di namakan Secure Electronic Transaction (SET). SET akan mengenkode nomor kartu kredit yang ada di server vendor di Internet - yang hanya dapat membaca nomor kartu kredit tersebut hanya bank dan perusahaan kartu kredit - artinya pegawai vendor / merchant tidak bisa membaca sama sekali sehingga kemungkinan terjadi pencurian oleh vendor menjadi tidak mungkin

Terus terangnya memang tidak ada sistem e-commerce yang bisa menggaransi proteksi 100% kepada kartu kredit anda, tapi kemungkinan untuk di copet dompet anda di toko online akan jauh lebih rendah dibandingkan di tempat biasa.

Masa depan e-commerce ?

Tampaknya e-commerce mempunyai masa depan yang cerah. Jika berbagai detail dari perdagangan online ini dapat di selesaikan maka bukan mustahil e-commerce dan Internet akan mengubah struktur dunia usaha secara global. Dengan perkembangan masyarakat virtual yang demikian besar - banyak orang yang berpartisipasi dalam berbagai interest group online - memperlihatkan pergeseran pardigma dari kekuatan ekonomi yang bertumpu pada pembuat / manufacturer ke kekuatan pasar. Paling tidak demikian yang dilihat oleh John Hagel dan Arthur Armstrong, sepasang analis dari McKinsey http://www.mckinsey.com/ sebuah perusahaan konsultan manajemen internasional.

ParentsPlace http://www.parentsplace.com/ merupakan tempat pertemuan para orang tua yang akhirnya memberikan kesempatan pada vendor-vendor kecil untuk mencapai pelanggan potensial mereka untuk produk yang sangat spesifik seperti makanan bayi dan shampo.

Baca Selengkapnya......
design and created by bamultidu teams,template by kendhin